wedding vs marriage

Jadi sedikit mengutip kamus bahasa inggris wedding dan marriage itu diartikannya seperti ini:

wedding: a ceremony in which two people get married

marriage: the relationship between two people who are husband and wife

Jelas bedanya ya, wedding itu prosesi dan perayaannya, marriage itu hubungan setelahnya. Terus yang mau saya share di blog ini adalah proses saya mempersiapkan wedding, yang akan berlangsung nggak lebih dari 7 jam sajah.

Lalu sampai segitunyakah saya mempersiapkan sesuatu yang nggak lebih dari 7 jam, lalu tidak memikirkan hidup setelah 7 jam itu yang *inshaa Alloh* akan berlangsung sampai sisa hidup saya?

Hal ini malah sudah saya dan si pacar bicarakan jauuuh sebelum ribet-ribet ngurusin wedding. Percaya deh saya kayak quote dibawah ini kok:

Image

gambar diunduh dari laman: http://www.nataliefranke.com/2013/01/monday-musings-my-dream-couples/

(maaak, efek nulis tesis. Sampe sitasinya formal bener yee!! :p)

Iya, saya seperti wanita kebanyakan, ingin pesta pernikahan saya berlangsung sempurna. Sempurna ya, bukan mewah dan berlebihan. Sempurna buat saya, saat saya mendapatkan sesuatu yang bagus, baik, sesuai selera keluarga kami berdua, tapi dengan harga yang wajar kami bayarkan. Untuk apa? Pastinya agar kebahagiaan yang ingin kami bagi kepada tamu-tamu, kerabat dan sahabat dapat tersampaikan dengan baik. Semua bisa sama-sama merasakan kebahagiaan kami nanti saat kami berdiri di pelaminan. Iya sesimpel itu aja kok harapan kami.

Dan iya, balik ke quote diatas, kalau resepsi kami bisa terlihat indah, maka hidup berumah tangga kami setelahnya pun harus lebih indah lagi. Saya yah lebih deg-degan, lebih excited saat membayangkan hari-hari saya menjadi seorang istri dari si pacar loh.

Terus kenapa harus persiapan pesta pernikahan yang saya share disini? Bukan persiapan berumah tangga?

Menurut saya, ini lebih mudah dishare, dan saya yakin review-review saya akan banyak bermanfaat buat capeng-capeng lain. Rumusannya pasti, selera dan konsep pernikahan anda dan saya mirip, selesai.

Lalu kalau rumusan berumah tangga menurut saya setiap pasangan akan beda. Walaupun mungkin kunci kesuksesan -macam yang banyak dibagikan para motivator- sih sama. Tapi yang begini kan enaknya dibicarakan pribadi ya. Dari hati ke hati dan dimaknai dengan sungguh-sungguh.

Terus semangat para capeng dalam mempersiapkan pesta pernikahan juga mempersiapkan hidup berumah tangga setelahnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s